Muhammadiyah Abdya Salurkan Santunan Kepada Puluhan Anak Yatim

Santunan mungkin kecil bagi kita, namun sangat berarti bagi yatim dan diharapkan untuk pendidikan
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Barat Daya (Abdya) menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim di sejumlah wilayah cabang Muhammadiyah. Besaran santunan disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima.

PDM Abdya serahkan santunan pendidikan kepada puluhan anak yatim di tiga wilayah. Foto: Ist

ABDYA - Ketua PDM Abdya, Nazli Hasan, mengatakan penyaluran dimulai Selasa, 22 Juli 2025, di tiga cabang pertama Lembah Sabil, Manggeng, dan Kuta Bak Drien. Bantuan diserahkan langsung oleh para pengurus ke masing-masing penerima.

“Alhamdulillah untuk hari ini, kita sudah turun tadi ke tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah yaitu Lembah Sabil, Manggeng dan Kuta Bak Drien untuk menyerahkan dana santunan anak yatim,” ujarnya kepada wartawan.

Nominal santunan diberikan secara bertingkat, Rp500 ribu untuk anak SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1 juta bagi siswa SMA.

“Tadi kita salurkan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lembah Sabil ada 12 anak yatim, Manggeng 20, dan Kuta Bak Drien 10,” jelas Nazli.

Menurut mantan Ketua KIP Abdya dua periode ini, dana santunan bersumber dari hasil pengelolaan kebun sawit yatim Muhammadiyah tahun 2023–2024. Ia berharap kegiatan ini bisa berlanjut secara rutin.

“Dana yang kita gunakan ini bersumber dari hasil kebun sawit yatim Muhammadiyah tahun 2023–2024. Semoga santunan ini bisa kita berikan disetiap tahunnya sehingga amanah ini bisa dijalankan dengan baik,” tambahnya.

Program santunan masih akan berlanjut pada Rabu, 23 Juli 2025, di tiga wilayah lainnya: Blangpidie, Susoh, dan Jumpa. Kemudian pada Kamis, 24 Juli 2025, giliran Kuala Batee Timur, Kuala Batee Tengah, dan Babahrot.

Selain itu, Nazli menyampaikan, santunan ini bertujuan mendukung pendidikan anak-anak yatim agar tidak semata menjadi bantuan konsumtif.

“Mungkin bagi kita yang berkecukupan, uang santunan tersebut tidak seberapa. Tapi bagi anak-anak yatim itu, santunan yang kita berikan cukup bermakna. Semoga uangnya bisa diprioritaskan untuk pendidikan,” pungkasnya.